Berbagi

Kamis, 10 November 2011

Peranan Pupuk NPK

Peranan Pupuk NPK
Pertumbuhan tanaman selalu membutuhkan unsur hara dalam menghasilkan akar, batang, daun, bunga, dan buah sebagai menghasilkan produksi buah yang sesuai, dari segi tersebut unsur hara N,P,dan K sangat di butuhkan dalam jumlah besar dan stabil, dari tersebut ada dampak kelebihan dan kekurangan unsur hara NPK.
Fungsi dari unsur hara tersebut, yaitu unsur hara N adalah sebagai bahan pembangun asamamino/protein/enzim, asam nucleat, nucleo-pro-tein, dan alkaloid. Defisiensi N akan membatasi pembelahan dan perbesaran sel. Selain itu fungsi N dalam proses fisiologi dan biokimia tanaman, yaitu menjaga kapasitas fotosintesis. Kekurangan suplai unsur hara N berakibat menurunnya laju tumbuh tanaman laju fotosintesis bersih, dan nisbah luas daun tanaman, sehingga berakibat terhadap peningkatan rasio akar-pupus tanaman.
Fungsi unsur hara P pada proses fisiologi dan biokimia tanaman, yaitu mengaktifkan proses metabolisme tanaman, mengatur keseimbangan senyawa pengatur tumbuh endogen/alami, mengatur partisi dan translokasi fotosintat, dan keseimbangan antara pati dan sucrose. Kekurangan unsur hara P mengakibatkan aktivitas metabolisme sel terganggu, yaitu prosesfotosintesis dan keseimbangan antara pati dansukrose. Kekurangan P berakibat pada terganggunya oksidasi karbohidrat dan menurunkan resistensi tanaman terhadap kekeringan.
Unsur hara K berfungsi sebagai aktivator 46macam enzim, berperandalam proses fotosintesis, peningkatan indeksluas daun dan meningkat kantranslokasi fotosintat dari sumber ke penerima
Unsur kimia atau organik NPK sangat di butuhkan pada tanaman, sebagai pemacu tanaman terhadap unsure lain, unsure N, P, dan K merupakan unsur hara yang sulit di dapatkan di dalam tanah, unsure tersebut hanya di peroleh dasar laut maka karena tanaman membutuhkan unsure tersebut, terpaksa atau tidak nya unsure kimia yang di gunakan sebagai pertumbuhan tanaman dalam penyediaan  tanah.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan uraian lengkap mengenai peran Pupuk NPK pada tanaman :

Peranan N,P dan K
Ketiga unsur ini mempunyai peran yang sangat penting terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman, dimana ketiga unsur ini saling berinteraksi satu sama lain dalam menunjang pertumbuhan tanaman, unsur nitrogen dapat diperoleh dari pupuk Urea dan ZA. unsur P dari pupuk TSP/SP-36, sedangkan K dalam KCI dan ZK.

A.   Peranan Nitrogen
Unsur N adalah merupakan unsur yang cepat kelihatan pengaruhnya terhadap
tanaman. Peran utama unsur ini adalah :
1.    Mempercepat pertumbuhan tanaman, menambah tinggi tanaman, dan merangsang pertunasan.
2.    Memperbaiki kualitas, terutama kandungan proteinnya.
3.    Menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik)
4.    Merangsang pertumbuhan vegetatif (batang dan daun).
5.    Meningkatkan jumlah anakan
6.    Meningkatkan jumlah bulir/ rumpun (Pada padi)

Kurang unsur N menyebabkan:
1.    Pertumbuhannya kerdil
2.    Daun tampak kekuning-kuningan
3.    Sistem perakaran terbatas

Kelebihan unsur N menyebabkan tanaman:
1.    Pertumbuhan vegetatif memanjang (lambat panen)
2.    Mudah rebah
3.    Menurunkan kualitas bulir. (Pada padi)
4.    Respon terhadap serangan hama/ penyakit.

B.   Peranan Posfor
Secara detail fungsi posfor dalam pertumbuhan tanaman sukar di utarakan,
namun demikian fungsi-fungsi utama posfor dalam pertumbuhan tanamanadalah
sebagai berikut :
1.    respirasi dan fotosintesis
2.    penyusunan asam nukleat
3.    pembentukan bibit tanaman dan penghasil buah.
4.    Perangsang perkembangan akar, sehingga tanaman akan lebih tahan terhadap kekeringan, dan,
5.    Mempercepat masa panen sehingga dapat mengurangi resiko keterlambatan waktu panen.
6.    Memacu terbentuknya bunga, bulir pada malai (Pada padi)
7.    Menurunkan aborsitas
8.    Perkembangan akar halus dan akar rambut (Pada padi)
9.    Memperkuat jerami sehingga tidak mudah rebah (Pada padi)
10. Memperbaiki kualitas gabah (Pada padi)

Kekurangan posfor menyebabkan tanaman :
1.    Pertumbuhan kerdil
2.    Jumlah anakan sedikit w
3.    Daun meruncing berwarna hijau gelap


C.   Peranan Kalium
Kalium merupakan satu-satunya kation monovalen yang esensial bagi tanaman.
Peranan utama kalium dalam tanaman ialah sebagai aktivator berbagai enzim.
Dengan adanya kalium yang tersedia dalam tanah menyebabkan:
1.    Mempengaruhi susunan dan mengedarkan karbohidrat di dalam tanaman.
2.    Mempercepat metabolisme unsure nitrogen,
3.    Mencegah bunga dan buah agar tidak mudah gugur.
4.    Ketegaran tanaman terjamin
5.    Merangsang pertumbuhan akar
6.    Tanaman lebih tahan terhadap hama dan penyakit
7.    Memperbaiki kualitas bulir (Pada padi)
8.    Dapat mengurangi pengaruh kematangan yang dipercepat oleh posfor (Pada padi)
9.    Mampu mengatasi kekurangan air pada tingkat tertentu (Pada padi)

Kekurangan Kalium menyebabkan :
1.    Pertumbuhan kerdil
2.    Daun kelihatan kering dan terbakar pada sisi-sisinya.
3.    Menghambat pembentukan hidrat arang pada biji.
4.    Permukaan daun memperlihatkan gejala klorotik yang tidak merata
5.    Munculnya bercak coklat mirip gejala penyakit pada bagian yang berwarna
hijau gelap.

Kelebihan kalium dapat menyebabkan daun cepat menua sebagai akibat kadar
magnesium daun dapat menurun, kadang-kadang menjadi tingkat terendah
sehingga aktifitas fotosintesa terganggu.




Pertumbuhan tanaman selalu membutuhkan unsur hara dalam menghasilkan akar, batang, daun, bunga, dan buah sebagai menghasilkan produksi buah yang sesuai, dari segi tersebut unsur hara N,P,dan K sangat di butuhkan dalam jumlah besar dan stabil, dari tersebut ada dampak kelebihan dan kekurangan unsur hara NPK.
Fungsi dari unsur hara tersebut, yaitu unsur hara N adalah sebagai bahan pembangun asamamino/protein/enzim, asam nucleat, nucleo-pro-tein, dan alkaloid. Defisiensi N akan membatasi pembelahan dan perbesaran sel. Selain itu fungsi N dalam proses fisiologi dan biokimia tanaman, yaitu menjaga kapasitas fotosintesis. Kekurangan suplai unsur hara N berakibat menurunnya laju tumbuh tanaman laju fotosintesis bersih, dan nisbah luas daun tanaman, sehingga berakibat terhadap peningkatan rasio akar-pupus tanaman.
Fungsi unsur hara P pada proses fisiologi dan biokimia tanaman, yaitu mengaktifkan proses metabolisme tanaman, mengatur keseimbangan senyawa pengatur tumbuh endogen/alami, mengatur partisi dan translokasi fotosintat, dan keseimbangan antara pati dan sucrose. Kekurangan unsur hara P mengakibatkan aktivitas metabolisme sel terganggu, yaitu prosesfotosintesis dan keseimbangan antara pati dansukrose. Kekurangan P berakibat pada terganggunya oksidasi karbohidrat dan menurunkan resistensi tanaman terhadap kekeringan.
Unsur hara K berfungsi sebagai aktivator 46macam enzim, berperandalam proses fotosintesis, peningkatan indeksluas daun dan meningkat kantranslokasi fotosintat dari sumber ke penerima
Unsur kimia atau organik NPK sangat di butuhkan pada tanaman, sebagai pemacu tanaman terhadap unsure lain, unsure N, P, dan K merupakan unsur hara yang sulit di dapatkan di dalam tanah, unsure tersebut hanya di peroleh dasar laut maka karena tanaman membutuhkan unsure tersebut, terpaksa atau tidak nya unsure kimia yang di gunakan sebagai pertumbuhan tanaman dalam penyediaan  tanah.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan uraian lengkap mengenai peran Pupuk NPK pada tanaman :

Peranan N,P dan K
Ketiga unsur ini mempunyai peran yang sangat penting terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman, dimana ketiga unsur ini saling berinteraksi satu sama lain dalam menunjang pertumbuhan tanaman, unsur nitrogen dapat diperoleh dari pupuk Urea dan ZA. unsur P dari pupuk TSP/SP-36, sedangkan K dalam KCI dan ZK.

A.   Peranan Nitrogen
Unsur N adalah merupakan unsur yang cepat kelihatan pengaruhnya terhadap
tanaman. Peran utama unsur ini adalah :
1.    Mempercepat pertumbuhan tanaman, menambah tinggi tanaman, dan merangsang pertunasan.
2.    Memperbaiki kualitas, terutama kandungan proteinnya.
3.    Menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik)
4.    Merangsang pertumbuhan vegetatif (batang dan daun).
5.    Meningkatkan jumlah anakan
6.    Meningkatkan jumlah bulir/ rumpun (Pada padi)

Kurang unsur N menyebabkan:
1.    Pertumbuhannya kerdil
2.    Daun tampak kekuning-kuningan
3.    Sistem perakaran terbatas

Kelebihan unsur N menyebabkan tanaman:
1.    Pertumbuhan vegetatif memanjang (lambat panen)
2.    Mudah rebah
3.    Menurunkan kualitas bulir. (Pada padi)
4.    Respon terhadap serangan hama/ penyakit.

B.   Peranan Posfor
Secara detail fungsi posfor dalam pertumbuhan tanaman sukar di utarakan,
namun demikian fungsi-fungsi utama posfor dalam pertumbuhan tanamanadalah
sebagai berikut :
1.    respirasi dan fotosintesis
2.    penyusunan asam nukleat
3.    pembentukan bibit tanaman dan penghasil buah.
4.    Perangsang perkembangan akar, sehingga tanaman akan lebih tahan terhadap kekeringan, dan,
5.    Mempercepat masa panen sehingga dapat mengurangi resiko keterlambatan waktu panen.
6.    Memacu terbentuknya bunga, bulir pada malai (Pada padi)
7.    Menurunkan aborsitas
8.    Perkembangan akar halus dan akar rambut (Pada padi)
9.    Memperkuat jerami sehingga tidak mudah rebah (Pada padi)
10. Memperbaiki kualitas gabah (Pada padi)

Kekurangan posfor menyebabkan tanaman :
1.    Pertumbuhan kerdil
2.    Jumlah anakan sedikit w
3.    Daun meruncing berwarna hijau gelap


C.   Peranan Kalium
Kalium merupakan satu-satunya kation monovalen yang esensial bagi tanaman.
Peranan utama kalium dalam tanaman ialah sebagai aktivator berbagai enzim.
Dengan adanya kalium yang tersedia dalam tanah menyebabkan:
1.    Mempengaruhi susunan dan mengedarkan karbohidrat di dalam tanaman.
2.    Mempercepat metabolisme unsure nitrogen,
3.    Mencegah bunga dan buah agar tidak mudah gugur.
4.    Ketegaran tanaman terjamin
5.    Merangsang pertumbuhan akar
6.    Tanaman lebih tahan terhadap hama dan penyakit
7.    Memperbaiki kualitas bulir (Pada padi)
8.    Dapat mengurangi pengaruh kematangan yang dipercepat oleh posfor (Pada padi)
9.    Mampu mengatasi kekurangan air pada tingkat tertentu (Pada padi)

Kekurangan Kalium menyebabkan :
1.    Pertumbuhan kerdil
2.    Daun kelihatan kering dan terbakar pada sisi-sisinya.
3.    Menghambat pembentukan hidrat arang pada biji.
4.    Permukaan daun memperlihatkan gejala klorotik yang tidak merata
5.    Munculnya bercak coklat mirip gejala penyakit pada bagian yang berwarna
hijau gelap.

Kelebihan kalium dapat menyebabkan daun cepat menua sebagai akibat kadar
magnesium daun dapat menurun, kadang-kadang menjadi tingkat terendah
sehingga aktifitas fotosintesa terganggu.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar